1.
Merangsang kekuatan berfikir anak
Semua
cerita memiliki alur yang baik, sebuah cerita dongeng akan membawa pesan moral,
berisi tentang harapan, cinta dan cita-cita, tanpa menggurui. Sebuah cerita
harus bisa merangsang rasa ingin tahu anak, apa yang terjadi kemudian? Ke mana
dia pergi? Apa yang dilakukannya? Anak akan terbawa dengan kegairahan cerita.
Anak anda akan tumbuh dan berkembang bersama dongeng yang didengarnya. Dongeng
merangsang dan menggugah kekuatan berfikirnya.
2.
Membangkitkan imajinasi anak
Kata-kata
kuat yang penuh makna dan kaya arti akan memicu berkembangnya imajinasi anak.
Dalam mata pikirannya anak akan melihat dengan jelas suasana yang hidup dan
sibuk di sebuah perkemahan, suara lecutan cambuk sapi dan geritan roda kereta.
Melalui ini kreativitas anak akan terbangun oleh berbagai kemungkinan visual.
Di dalam pikiran si anak akan berkembang imajinasi yang kuat untuk menjelajah
dunia tokoh yang diceritakan.
3.
Mengasah kepekaan anak terhadap bunyi-bunyian
Saat mendongeng, bakat akrobatik suara sangat berguna!
Bagaimana menirukan suara orang tua yang lemah dan gemetar, auman seekor singa,
suara monyet yang gugup dan melengking. Kita berusaha menghidupkan kata-kata
yang dipilih si pengarang dan sangat cermat. Kata-kata bisa jadi sangat
mengagumkan jika diucapkan dengan intonasi dan ekspresi yang berbeda. Hal ini
akan mengasah pendengaran anak terhadap nuansa bunyi-bunyian.
4.
Memupuk pengertian terhadap orang lain
Kita
tentunya ingin anak memiliki banyak pengetahuan yang berguna agar bisa memahami
orang lain. Itulah manfaat mendongeng. Tokoh-tokoh di dalam buku cerita akan
terasa hidup. Anak akan bisa membedakan tokoh yang satu yang satu dan yang
lainnya. Setiap tokoh akan menjadi temannya.
Dengan
memahami tokoh, anak akan memahami dirinya. Ini merupakan tahap dari proses
pertumbuhan proses pertumbuhan. Apabila pikirannya yang mampu membeda-bedakan,
anak akan menerima kenyataan, bahwa monyet yang nakal berbeda dengan singa yang
garang. Bahasa bunga merpati yang cinta damai, sangat berbeda dengan burung
nasar pemakan bangkai. Ini akan menjadi pelajaran yang sangat berharga. Saat si
anak tumbuh besar, dia akan belajar menghormati perbedaan.
5.
Memupuk rasa cinta pada daerah
Menceritakan
cerita rakyat berarti menambah harta karun pengetahuan sang anak. Selain itu
cerita rakyat umumnya sederhana dan sarat dengan kualitas puitis. Cerita rakyat
biasanya menggambarkan kehidupan orang atau kelompok masyarakat yang hidupnya
dekat dengan alam cerita, secara tidak langsung ada menyamai tumbuhnya rasa
cinta pada daerah.
6.
Inspirasi dari orang-orang terkenal
Setiap
orang tua tentunya ingin anaknya menjadi pintar dalam segala hal. memahami
semua subjek dengan sangat baik. Cara terbaik untuk menarik minatnya adalah
dengan menceritakan tentang orang-orang ternama, yang berperan dalam kehidupan
kita. Orang tua bisa menceritakan tentang orang-orang terkenal di bidang
Sejarah Ilmu Pengetahuan, matematika, musik bahkan para pembuat jalan kereta api
dan lain-lain.
Kehidupan
orang-orang besar bisa menjadi ilham yang luar biasa buat seorang anak. Dengan
menceritakan kepada anak tentang kehidupan orang ternama, anda akan
memperkenalkan anak kepada dunia para genius. Ini adalah awal yang sangat baik
sebuah titik landas yang hebat bagi si genius untuk pengepakan sayapnya di
dalam atmosper yang sudah dimurnikan.
Dengan
cara ini, orang tua memberi nilai tambah kepada anak mengarahkannya secara
benar : mengisi tubuhnya dengan keinginan yang menggebu-gebu, dan motivasi yang
memberikan daya dorong tambahan bagi kejeniusannya.
Jadi
mengapa anda masih belum punya waktu untuk membacakan cerita untuk anak? Dengan
mendongeng orang tua akan membuka waduk besar berisi energi dan gagasan kreatif
yang terkunci di dalam diri anak. Nah mulailah hari ini untuk menyemai
bibit-bibit jenius di dalam diri anak anda!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar